Dari dulu saya penasaran sekali dengan bagaimana memanfaatkan waktu dengan sebaik – baiknya. Iya, dulu ketika saya merasa ga cukup waktu untuk mengerjakan pekerjaan di kantor, menyelesaikan side job di rumah, bahkan untuk pergi ke toko buku saja saya ngerasa.. Kapan ya bisa sempet ke Gramedia?
Waktu itu ga bisa diatur
Iya, serius.. Waktu yang dimiliki semua orang di dunia ini sama 24 jam dalam sehari penuh. Tapi kenapa kita selalu merasa tidak cukup waktu? Sampai kudu begadang tiap malem dan bangun kesiangan besok paginya. Jadi, ya bukan ini yang harusnya saya atur.
Waktu tidak sama dengan kondisi di lapangan
Pernah kan ya bikin schedule ruapih, dibikin sejak malam hari buat besoknya, mau ngerjain ini, ngerjain itu, setelahnya ngerjain ini, jam segini mau ngerjain itu, dan sebagainya. Tapi, tiba – tiba ada dapet tugas dari atasan buat ngerjain kerjaan lain diluar list kerjaanmu. Jadi, bukan ini yang harusnya saya atur!
Waktu membuat kita merasa lapang
Maksudnya? Iya, percaya ga ketika kamu bikin to do list buat seharian, kamu ga sadar sudah bikin list yang puanjang, perjam, bahkan sangat detail sampai menit ke berapa gitu, sampai full sampe sore, sampe pas di rumah juga ada to do listnya mau ngapain aja. Tapi, coba dicek lagi, berapa list yang sudah kamu selesaikan sesuai rencanamu tadi? banyak yang tercapai atau banyak ga tercapainya? Jadi, menurut saya waktu itu membuat kita terlena, seperti semuanya bakalan kamu kerjain dalam waktu 24 jam.
Judul ini sebenarnya sudah saya buat jauh – jauh hari ketika blog ini barusan selesai. Tapi saya selalu beralasan untuk tidak punya waktu untuk melanjutkannya.
Saya menyadari sesuatu, sebenarnya kita ini tidak bisa mengatur faktor eksternal (WAKTU) ini, yang dibawah kontrol kita adalah ya diri kita sendiri. Terus apa yang bisa kita kontrol dari diri kita?
Ya, energi kita. Energi untuk menyelesaikan sesuatu, menyelesaikan kerjaan – kerjaan yang sudah di list sebelumnya. Tapi harus dibatasi dengan menentukan prioritas dari semua list kerjaan tadi.
Contohnya, setiap awal bulan saya menulis buanyak to do list untuk dikerjakan selama sebulan. Tapi saya urutkan lagi mana yang paling prioritas dan memberikan dampak paling yang besar? Satu persatu saya kasih skor (priority score), nanti deh ketemu mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu dan maksimal sehari saya membatasinya maksimal 3 to do list, dan tidak boleh lebih.
Karena energi saya sudah pasti sudah habis duluan. Bagaimana dengan kamu? Tentu kamu punya cara tersendiri, dan boleh kok kamu share di kolom komentar
Salam,
Bagus Prakoso
Comments by Bagus Prakoso
Menghapus Data Row yang Sudah di-Filter di Excel
"Wah, ikutan senang jika terbantu ya"
Hari Ke-14: Memutuskan Untuk Belajar UX
"Halo mas Hadi, mohon maaf baru baca komentar (karena jarang..."
Menghapus Data Row yang Sudah di-Filter di Excel
"Sama2, kak :D"
Menghapus Data Row yang Sudah di-Filter di Excel
"you're welcome, kak :D"
Menghapus Data Row yang Sudah di-Filter di Excel
"Sama2 kak Een Mulyani :)"